Khamis, 20 September 2012

Bab : Solat Istisqa


Gubernur Jabar Pimpin Shalat Istisqa, Lalu Hujanpun Turun

19/9/2012 | 02 Dhul-Qadah 1433 H | Hits: 1.189
Oleh: Tim dakwatuna.com
Kirim Print
Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ahmad Heryawan, memimpin pelaksanaan shalat istisqa bersama anak buahnya sebagai makmum di halaman Gedung Sate Bandung, Selasa (18/9) siang. (Facebook)
dakwatuna.com – Bandung. Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ahmad Heryawan, memimpin pelaksanaan shalat istisqa bersama anak buahnya sebagai makmum di halaman Gedung Sate Bandung, Selasa (18/9) siang.
Kegiatan yang berlangsung selepas Shalat Dzuhur tersebut dilakukan dalam rangka ikhtiar memutus kekeringan di wilayah tersebut. Terlebih, Oktober mendatang, Jabar mencanangkan masa tanam serentak.
Tanpa air, Heryawan menyatakan, pelaksanaan masa tanam itu terancam gagal. Dalam kaitan itu, pihaknya berharap komponen masyarakat bisa menggalakan shalat istisqa di lingkungannya.
Dia menyatakan bahwa selain upaya lahiriah termasuk dengan metode hujan buatan dan langkah penangan lainnya, ikhtiar lahiriah tak bisa dikesampingkan. “Masyarakat, pondok pesantren, majelis ulama, atau ormas islam bisa mengomando. Demikian pula bupati dan wali kota bisa mengomando. Sehingga tidak satu tempat, tapi di banyak tempat. Kita minta langsung kepadaAllah agar hujan diturunkan,” jelasnya.
Berdasarkan data yang dimilikinya, luas lahan yang mengalami kekeringan di wilayah Jabar mencapai 30 ribu hektare. Dua tahun sebelumnya, kekeringan tak terjadi.
Usai melaksanakan shalat istisqa dua rakaat, Heryawan kemudian naik mimbar memberikan khotbah. Bersama kepala dinas dan PNS di lingkungan Gedung Sate, dia kemudian memanjatkan doa terutama permintaan hujan diturunkan.
Selang 2 jam kemudian, hujan deras mengguyur sebagian wilayah Kota Bandung. Hujan cukup lebat turun sekitar 15.30 WIB membasahi wilayah Ujungberung dan sepanjang Jalan Soekarno Hatta (By Pass), sebagaimana yang dilaporka Inilah. Tidak hanya itu, awan hitam pun menggelayut di langit Kota Bandung. Sawah kering di sepanjang Jalan Soekarno Hatta juga mulai tergenangi air.
“Alhamdulillah hujan turun juga, tadi memang suasana cukup panas tapi setelah turunnya hujan ini akhirnya lega juga,” kata salah seorang warga Jatnika saat ditemui di Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung, Selasa kemarin [18/9/2012]. (Setiady Dwi/CN31/JBSM/inilah/SMCN)

Keyword: , , , , , , 


Sumber: http://www.dakwatuna.com/2012/09/23014/gubernur-jabar-pimpin-shalat-istisqa-lalu-hujanpun-turun/#ixzz26zb71yJ4

Rabu, 19 September 2012

Bab : Kelendar Masihi / Hijrah

Islam tidak menolak salah satu perkiraan tarikh berkenaan dalam kehidupan manusia. Perkiraan tarikh as-Syamsi adalah untuk menentukan musim atau aktiviti manusia. Daripada tarikh inilah manusia mengenal peredaran musim panas, sejuk, menyemai atau menuai. 

Sementara tarikh al-Qamari pula menentukan masa ibadat. Peredaran yang tidak sama antara tarikh as-Syamsi dan al-Qamari menyebabkan umat Islam dapat merasai musim berbeza setiap kali menunaikan ibadat tertentu. 

Bab : Bacaan Penghalau JIN




  Sumber : Mencari Kebahagian Hidup.

Selasa, 11 September 2012

Bab : Mencapai Kejayaan.

Surah Ali 'Imran
 
Ayat 200

يَايُّهَا الَّذِينَ ءامَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ


Hai orang yang beriman! Bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaran kamu, dan bersedialah serta bertakwalah kepada Allah, supaya kamu berjaya.

Ahad, 9 September 2012

Bab : Bersegera Dalam Keampunan Tuhan

Surah Ali 'Imran
 
Ayat 133

وَسَارِعُوا اِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَوَتُ وَالْارْضُ اعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ


Dan segeralah kamu kepada keampunan dari Tuhan kamu, dan Syurga yang luasnya seluas segala langit dan bumi, yang disediakan bagi orang yang bertakwa;


Surah Ali 'Imran
 
Ayat 134

الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنْ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ


Iaitu orang yang mendermakan hartanya pada masa senang dan susah, orang yang menahan kemarahannya, dan orang yang memaafkan kesalahan orang. Dan (ingatlah), Allah mengasihi orang-orang yang berbuat perkara-perkara yang baik.

Rabu, 5 September 2012

Bab : Jangan Rosakkan Amalan Sedekah

Surah Al Baqarah
 

Ayat 264

يَايُّهَا الَّذِينَ ءامَنُوا لَا تُبْطِلُوا صَدَقَتِكُمْ بِالْمَنِّ وَالْاذَى كَالَّذِي يُنفِقُ مَالَهُ رِئَاءَ النَّاسِ وَلَا يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْاءخِرِ فَمَثَلُهُ كَمَثَلِ صَفْوَانٍ عَلَيْهِ تُرَابٌ فَاصَابَهُ وَابِلٌ فَتَرَكَهُ صَلْدًا لَ




Wahai orang-orang yang beriman! Jangan rosakkan (pahala amal) sedekah kamu dengan menyebut-nyebut dan menyakiti perasaan si penerima seperti orang yang membelanjakan hartanya kerana riak kepada manusia, dan tidak beriman kepada Allah dan hari akhirat. Maka bandingan orang itu ialah batu licin yang ada tanah di atasnya, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu ditinggalkannya bersih licin. Mereka tidak mendapat sesuatu pun dari apa yang mereka usahakan. Dan Allah tidak akan memberi petunjuk kepada kaum yang kafir.

Selasa, 4 September 2012

Pintu masuk bagi syaitan ke dalam Hati.

Pintu masuk bagi syaitan ke dalam Hati anak Adam itu ada Tiga. 
Syaitan tidak akan masuk padamu melainkan dengan 3 pintu ini.
Sekiranya ketiga-tiga pintu ini ditutup,maka tiadalah bagi syaitan pintu untuk masuk padamu.

1. Pintu Syahwat (Nafsu). 

Ubat dan cara mengatasinya adalah dengan mentarbiyah/mendidik nafsu.
Mendidik nafsu itu caranya adalah dengan mengingkari dan menyanggah kehendaknya.

2. Pintu Kelalaian (Ghaflah).
Ubat dan cara mengatasinya adalah dengan Berzikir.
Barangsiapa yang Berzikir mengingati Allah dia akan sentiasa berada dalam benteng yang kukuh.

3. Pintu Kejahilan.
Ubat dan cara mengatasinya adalah dengan Ilmu.



Sumber : Share Motivasi.